Saturday, 14 September 2013

12 Cara Hindari Komplikasi Diabetes




12 cara untuk menghindari komplikasi penyakit diabetes:

  • Berhati-hatilah memilih jenis karbohidrat yang dikonsumsi
    Diabetes bukan berarti tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Pilihlah karbohidrat yang dipecah secara perlahan-lahan dalam tubuh yaitu dengan nilai GI rendah, sehingga energi dalam tubuh Anda tetap tersedia dalam waktu yang lama. Konsumsi roti gandum, serelia, polong-polongan, sayuran, dan buah-buahan segar. Ya! Anda dapat mengkonsumsi buah-buahan meskipun terasa manis. Hal terpenting adalah konsumsi jumlah karbohidrat secara tepat pada setiap jam makan Anda. Konsultasi dengan ahli nutrisi akan membantu Anda dalam menentukan jenis dan jumlah karbohidrat yang tepat!
  • Turunkan berat badan Anda jika memang diperlukan
    Mulai tetapkan goal tujuan Anda secara realistis. Penurunan berat badan hingga mencapai berat badan ideal ternyata dapat menghindarkan Anda dari komplikasi diabetes, karena membantu menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah, serta meningkatkan profil lemak dalam tubuh. Selain itu, Anda akan memiliki cukup energi dalam tubuh.
    Bagaimana caranya? Prinsipnya, bakarlah kalori lebih banyak daripada kalori yang Anda konsumsi. Hindari goreng-gorengan juga menjadi salah satu tips praktis untuk mengurangi asupan lemak tubuh Anda.
  • Istirahat dan tidur yang cukup
    Jika Anda kurang tidur, akan memacu kenaikan gula darah dan secara otomatis juga lebih menstimulasi Anda untuk mencari makanan-makanan yang tinggi karbohidrat. Hal ini akan memicu peningkatan berat badan, yang akan memicu komplikasi penyakit dalam tubuh seperti penyakit jantung dan ginjal.
    Jadi, cukupi kebutuhan tidur Anda yaitu sekitar 7-8 jam per hari. Jika Anda memiliki gangguan tidur, mulailah coba konsultasi dengan dokter Anda untuk mulai memperbaiki kebiasaan tidur Anda. Ingat! Kebiasaan tidur yang baik akan membuat Anda mengikuti pola hidup sehat juga tentunya.
  • Lebih aktif lagi dan berolahraga
    Pilih jenis olahraga yang memang Anda sukai, misalnya berjalan kaki, menari, atau hanya sekedar berjalan di tempat ketika Anda sedang menelepon. Lakukan hal itu selama sekitar 30 menit per hari nya, bahkan boleh ditambahkan sesuai dengan kemampuan Anda. Berolahraga dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung, kolesterol, dan tekanan darah, serta menurunkan berat badan. Olahraga juga mampu mengurangi stress dan membantu Anda untuk mengurangi asupan obat-obatan diabetes.
  • Pantau kadar gula darah Anda secara teratur
    Terkadang, secara rutin memeriksa kadar gula darah Anda mampu membantu dalam menghindari komplikasi diabetes. Selain itu, Anda juga mampu memantau bagaimana pengaruh asupan makanan dan pola olahraga Anda terhadap kadar gula darah Anda, apakah program itu berhasil atau tidak? Dokter Anda dapat memberikan range target level kadar gula darah Anda. Semakin dekat Anda dengan target gula darah, maka tentunya kesehatan Anda akan semakin baik.
  • Atur kadar stress Anda
    Saat Anda menderita diabetes, stress dapat menjadi salah satu hal yang akan memicu kenaikan kadar gula darah Anda! Hindari atau atur level stress Anda baik secara fisik maupun secara mental. Pelajari teknik mengatur stress yang baik. Teknik relaksasi seperti yoga, latihan pernapasan, atau meditasi mungkin bisa efektif terutama bagi penderita diabetes tipe 2.
  • Katakan TIDAK pada garam
    Kurangi jumlah garam dalam makanan Anda. Tentunya, kurangnya kadar garam akan membantu menurunkan tekanan darah Anda dan melindungi kesehatan ginjal. Salah satu cara yang nyata adalah hindari makanan-makanan yang diproses/makanan instant, karena biasanya mengandung kadar garam yang tinggi. Gunakan bumbu-bumbu tradisional atau rempah-rempah untuk menyedapkan masakan Anda daripada menggunakan garam.
  • Pantau selalu profil kesehatan jantung Anda
    Penyakit jantung bisa menjadi salah satu akibat dari komplikasi diabetes. Anda harus secara teratur memeriksa tekanan darah Anda dan nilai kolesterol.
    Target tekanan darah Anda adalah harus di bawah 130/80 mmHg, nilai kolesterol LDL di bawah 100 mg/dL, HDL > 40 mg/dL, dan nilai trigliserida < 150 mg/dL.
  • Rawatlah luka lebam maupun luka-luka tertentu pada tubuh Anda
    Diabetes akan meningkatkan resiko infeksi dan memperlambat kemampuan tubuh dalam proses penyembuhan, sehingga benar-benar perhatikan luka apapun pada tubuh Anda meskipun berukuran sangat kecil. Secara benar, bersihkan luka tersebut dan gunakan salep pembersih dan pembalut yang steril. Jika selama beberapa hari tidak membaik, segeralah konsultasikan dengan dokter Anda. Perhatikan kaki Anda setiap hari terutama supaya tidak terjadi luka, bengkak, atau lebam apapun. Gunakan krim pelembab sehingga kulit kaki tidak pecah-pecah.
  • Stop kebiasaan merokok
    Bagi para penderita diabetes yang merokok memiliki resiko kematian 3 kali lebih besar karena penyakit jantung dibandingkan yang tidak merokok. Berhenti merokok akan melindungi jantung dan paru-paru Anda. Konsultasikan dengan dokter tentang cara-cara yang efektif untuk berhenti dari kebiasaan merokok ini.
  • Pilih makanan-makanan yang bergizi tinggi namun tetap dalam jumlah yang wajar
    Tetap konsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah berry (strawberry, blueberry, dll), pomegranate, kiwi. Konsumsi ikan laut dengan kandungan omega-3 yang tinggi dan sayur-sayuran hijau juga berpotensi untuk tetap menjaga kesehatan Anda. Hindari juga lemak jenuh (saturated fats dan asam lemak trans).
  • Kunjungi dokter Anda secara berkala
    Jadwalkan konsultasi berkala dengan dokter Anda sekitar 2-4 kali per tahunnya. Jika Anda menggunakan insulin untuk menyeimbangkan kadar gula darah Anda, mungkin Anda perlu konsultasi lebih sering lagi. Selain itu, jadwalkan pula medical check up secara berkala untuk memeriksa kesehatan mata, ginjal, jantung maupun organ tubuh yang lain. Kunjungi juga dokter gigi Anda 2 kali setahun, namun pastikan untuk tetap memberitahu selama pemeriksaan dilakukan, bahwa Anda memiliki diabetes sehingga prosedur yang sesuai dapat dilakukan.
  • Reference:
    • 1. WebMD. 2010. 12 Tips to Avoid Diabetes Complications. www.webMD.com [26 July 2010].

    Monday, 20 May 2013

    Autisme

     Hi semua...met siang..
    ane muncul lagi nih...tadi pas browsing di internet gak sengaja menemukan tulisan tentang autisme...
    apa to sebenarnya autis itu....
    mari kita simak..
    Deskripsi
    Autisme merupakan gangguan perkembangan yang kompleks, yang biasanya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda-tanda autisme bisa diketahui pada tahun pertama dan selalu sbelum anak berusia 3 tahun. Namun hingga kini dunia kedokteran belum mengetahui secara pasti dari autisme.

    Penyebab 
    Kemungkinan autisme disebabkan kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan.

    Gejala
    Jika mendapati anak usia 1-3 tahun tidak mau berinteraksi, komunikasi verbal maupun non verbalnya kurang, serta minatnya aneh dan terbatas, waspadalah mungkin anak itu mengalami autisme.





    Pengobatan

    Meski demikian, autisme bisa "disembuhkan". Kuncinya kesembuhannya pada peran orangtua. Orangtua harus terlibat penuh dalam aktivitas si anak. Selain itu, memberikan kata-kata yang sifatnya positif seperti, "sayang", "Love u", dan sebagainya sangat membantu dalam membentuk mental anak.

    Ini Rahasia Rumah Sakit Singapura Bisa Menjadi Rujukan Internasional




    Singapura, Penduduknya hanya sekitar 5 juta jiwa, tapi Singapura memiliki banyak rumah sakit internasional yang menjadi rujukan dari berbagai negara, salah satunya Indonesia. Negara ini menjadi destinasi favorit untuk berobat dan berbelanja. Apa rahasianya?

    Menurut dr Chuan Hsuan Hung, kardiologis dan intensifis dari Gleneagle Hospital di Singapura, pasien yang datang berobat ke Singapura tidak saklek. Artinya, penyakit yang dialami pasien bisa disebabkan oleh berbagai hal dan ditangani dengan berbagai cara.

    Misalnya seorang pasien datang karena keluhan penyumbatan darah. Di Singapura, pasien akan ditangani oleh 5 dokter dari berbagai spesialisasi secara bersamaan. Salah seorang dokter mungkin akan menyarankan bypass, sedangkan dokter lainnya menyarankan stenting. Hasil keputusan tim ini lah yang menjadi dasar penanganan pasien.

    "Di masa lalu, pasien hanya mendatangi 1 orang dokter saja. Tapi ketika pasien datang, para dokter berkumpul dan memutuskan bersama, bekerjasama sebagai sebuah tim. Ini yang selalu kami lakukan," kata dr Chuan di sela-sela acara Gleneagles Annual Scientific Meeting ke-15 yang diselenggarakan di Hotel Regent, Singapura, dan ditulis pada Senin (20/5/2013).

    Berbeda dengan di Indonesia, mengumpulkan 5 orang dokter spesialis di sini bukan hal yang sulit karena kebanyakan dokter selalu stand by setiap saat. Pengambilan keputusan lewat tim ini menjadi prosedur standar yang harus dijalani di rumah sakit seperti Gleneagles Hospital.

    "Di primary health care, pasien hanya bertemu 1 dokter, diperiksa lalu pulang tanpa mencari opini dokter lain. Tapi tidak ada yang bisa menghalangi pasien untuk menemui dokter lain, dan mereka bisa bingung. Kita tidak bergantung pada pendapat 1 orang, tapi pendapat banyak orang," terang dr Chuan.

    Karena sistem yang sudah tersusun rapi ini, tak heran jika Gleneaglese menjadi salah satu rumah sakit favorit bagi pasien dari luar negeri. Bahkan dr Chuan menuturkan, sekitar 50 persen pasiennya berasal dari Indonesia. Kebanyakan datang dari Surabaya dan ada juga yang datang dari Samarinda.

    "Dari Jakarta, kami juga banyak membina hubungan baik dari dokter di sana. Beberapa pasien dirujuk ke kami dari dokter di sana," imbuhnya.

    Selain kerja tim seperti yang disebutkan di atas, dr Chuan mengungkapkan bahwa rahasia rumah sakit di Singapura bisa menjadi rujukan internasional adalah karena dokter ‘diharuskan’ untuk ramah. Dokter sebisa mungkin membina hubungan baik dengan pasien dan keluarganya.

    Bahkan dr Chuan sendiri mengaku bahwa dia seringkali jauh-jauh datang dari Singapura ke Indonesia hanya untuk memenuhi undangan hajatan dari pasien dan mantan pasiennya. Hal ini menunjukkan betapa hubungan antara dokter dan pasien begitu erat layaknya saudara.

    Di samping dari segi layanan, Singapura juga sudah sejak dari dulu dikenal menjadi salah satu pelopor pengobatan modern di Asia. Taruh saja pengobatan kanker yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Dan kini, metode stem cell juga bisa dijumpai di berbagai rumah sakit di sana. Padahal Indonesia saja masih butuh waktu beberapa tahun lagi untuk mengembangkan teknologi yang sama.

    "Pasien saya dari Indonesia paling paling banyak gagal jantung. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari jantung, pembuluh darah, kanker dan virus. Jadi penanganannya memang bisa dengan banyak cara," pungkas dr Chuan.
    Sumber:Detikhealth.com